NFT | The Ambengan Tenten https://www.theambengantenten.com Work & Life Balance Tue, 09 May 2023 16:24:59 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.8.15 Rise of Indonesian Artists: Membawa TERUPA hingga Galeri Superlative https://www.theambengantenten.com/rise-of-indonesian-artists-membawa-terupa-hingga-galeri-superlative/ Wed, 24 Aug 2022 08:47:32 +0000 https://www.theambengantenten.com/?p=3802 Setelah TERUPA Festival 2022 awal Agustus lalu, saya sempat berpikir bahwa TAT Art Space akan rehat sejenak dan menghilang dari peradaban komunitas sekitar. Sebagai satu dari sekian banyak yang selalu menantikan acara-acara kolaborasi TAT Art Space, tentunya saya kembali menunggu undangan mereka. Berada di sebuah ruang multifungsi yang merangkul banyak latar belakang tanpa terkecuali menjadi […]

The post Rise of Indonesian Artists: Membawa TERUPA hingga Galeri Superlative first appeared on The Ambengan Tenten.]]>

Setelah TERUPA Festival 2022 awal Agustus lalu, saya sempat berpikir bahwa TAT Art Space akan rehat sejenak dan menghilang dari peradaban komunitas sekitar. Sebagai satu dari sekian banyak yang selalu menantikan acara-acara kolaborasi TAT Art Space, tentunya saya kembali menunggu undangan mereka. Berada di sebuah ruang multifungsi yang merangkul banyak latar belakang tanpa terkecuali menjadi salah satu hal yang saya senang dari tempat ini.

TAT Art Space, sama seperti misi awalnya, masih menginginkan sebuah ruang hangat untuk siapa saja yang ingin berkarya. Dengan exhibition room dan juga collaborator room yang mereka sediakan, tentunya menjadi opportunity tersendiri bagi mereka pelaku seni di Bali. Kolaborasi demi kolaborasi berhasil mengangkat TAT Art Space hingga terdengar banyak orang sampai saat ini. Dan benar saja, setelah TERUPA Festival 2022 yang digelarnya tempo hari, TAT Art Space kembali mengingatkan kita akan eksistensinya.

Kali ini, TAT Art Space seakan mencari ruang baru untuk mengudara. Tepat tanggal 20 Agustus 2022 lalu, seluruh karya teman-teman kreator muda berbakat dari seluruh Indonesia yang dipamerkan pada TERUPA Festival 2022 kemarin kembali dipamerkan secara digital di Galeri Superlative yang berlokasi di Legian, Kuta. Kolaborasi ini tentunya bertujuan untuk mengapresiasi karya teman-teman kreator. Tak sampai di sana saja, kolaborasi TAT Art Space dan Superlative Secret Society juga merupakan kolaborasi gabungan bersama Robomot NFT yang juga merupakan proyek kolektif kreator-kreator lokal.

Dengan tajuk “Rise of Indonesian Artists”, acara hari itu seakan membawa kita ke sebuah ruang lain di mana siapa saja bisa menikmati karya-karya anak bangsa yang sudah berkancah di dunia NFT. Lebih dari 70 karya dipamerkan di Galeri Superlative hingga 26 Agustus 2022 nanti. Jadi bagi siapa pun yang belum sempat hadir dan melihat-lihat, silakan datang ke Galeri Superlative!

The post Rise of Indonesian Artists: Membawa TERUPA hingga Galeri Superlative first appeared on The Ambengan Tenten.]]>
NFT Pitch Bali: Merealisasi Mimpi dalam Proyek NFT https://www.theambengantenten.com/nft-pitch-bali-merealisasi-mimpi-dalam-proyek-nft/ Wed, 20 Jul 2022 12:00:58 +0000 https://www.theambengantenten.com/?p=3768 What a gloomy Saturday, pikir saya pagi itu ketika memulai hari. Setelah minggu yang panjang, tentunya yang saya inginkan sebenarnya hanya duduk manis di rumah dan menikmati akhir pekan dengan tenang. Tapi nyatanya, di sinilah saya kembali menemui diri—berkumpul di tengah keramaian manusia dan mengoneksikan diri dengan lebih banyak perspektif baru. Hari itu (Sabtu, 16/07), […]

The post NFT Pitch Bali: Merealisasi Mimpi dalam Proyek NFT first appeared on The Ambengan Tenten.]]>

What a gloomy Saturday, pikir saya pagi itu ketika memulai hari. Setelah minggu yang panjang, tentunya yang saya inginkan sebenarnya hanya duduk manis di rumah dan menikmati akhir pekan dengan tenang. Tapi nyatanya, di sinilah saya kembali menemui diri—berkumpul di tengah keramaian manusia dan mengoneksikan diri dengan lebih banyak perspektif baru.

Hari itu (Sabtu, 16/07), The Ambengan Tenten kembali menggelar satu lagi acara menarik yang cukup membuka mata saya. Bekerjasama dengan Majalabs dan TokoCrypto, kali ini The Ambengan Tenten berkesempatan menjadi tuan rumah untuk acara NFT Pitch Bali yang merupakan program milik Majalabs yang bertujuan untuk mengedukasi teman-teman terkhususnya di Bali terkait dengan teknologi NFT. Dengan beberapa nama besar seperti Adrian Zakhary dan Raka Jana, rangkaian acara NFT Pitch Bali terasa seperti dunia yang begitu awam bagi saya pribadi.

Sesi talkshow bersama para bintang tamu: Adrian, Lee, Raka, Kinno (Sab, 16/07)

Yang menarik dari hari itu, selain talkshow bersama beberapa bintang tamu, terdapat coaching session bagi para finalis terpilih Majalabs. Kelima finalis terpilih ini merupakan finalis proyek NFT yang lantas mendapat privilese tersendiri. Tidak main-main, kelima finalis ini pun didatangkan langsung dari berbagai penjuru Indonesia ke Bali untuk dibantu mengembangkan ide yang sedari awal telah mereka tuangkan dalam proyek NFT mereka.

Walau saya bukan salah satu coach dengan eligibilitas tersendiri, hari itu saya berkesempatan untuk turut serta dalam sesi coaching mereka. Sederet nama seperti Arnold Ong, Adrian Zakhary, Raka Jana, Dwiyana, serta Anto Nugroho memberikan banyak sekali masukan kepada para finalis guna mengembangkan proyek NFT yang mereka miliki. Tak hanya nama penting yang menjadi coach dalam NFT Pitch Bali itu saja, saya pun berkesempatan mendengarkan para finalis mempresentasikan proyek mereka di hadapan para coach. Mulai dari proyek NFT berbasis progressive web app yang bertujuan untuk membantu para petani kopi se-Indonesia hingga proyek NFT yang mendukung konservasi laut—tiap-tiap finalis memiliki misi dan idealisme tersendiri yang mereka tuangkan dalam sebuah proyek berbasis NFT.

Finalis NFT Pitch Bali dalam coaching session (Sab, 16/07)

Saya mungkin bukanlah seseorang yang paham betul mengenai teknologi. Ada banyak hal yang tentunya bisa kita pelajari terkait akan hal ini. Di tengah arus globalisasi dunia yang mau tak mau mengharuskan kita mengerti, rasa-rasanya Majalabs berhasil hadir dengan sebuah solusi edukasi menarik bagi banyak kaum awam. Bersama dengan itu pula, sebagai bentuk dukungan The Ambengan Tenten dalam memberikan edukasi teknologi, tempat ini pun telah berhasil memberikan ruangnya untuk saya dan teman-teman lainnya belajar bersama.

Satu lagi hari di mana saya merasa terisi. Begitu pikir saya sebelum akhirnya pulang ke rumah. Tentunya, disertai dengan bekal ilmu baru dari acara NFT Pitch Bali hari itu.

Mengingat The Ambengan Tenten pun akan menghadirkan sebuah acara ekshibisi NFT bertajuk TERUPA Festival, pemenang dari NFT Pitch Bali (oleh Majalabs) nantinya akan diumumkan pada acara tersebut. Untuk itu, mungkin saya harus kembali mengambil kesempatan dan hadir ke acara yang akan diselenggarakan tanggal 5-7 Agustus 2022 nanti. Bagi teman-teman lainnya yang mungkin luang pada waktu-waktu tersebut, silakan mampir dan ikut saya menyaksikan bagaimana tempat ini mampu menyatukan banyak perspektif manusia dalam satu ruang yang sama di TAT Art Space (oleh The Ambengan Tenten).

The post NFT Pitch Bali: Merealisasi Mimpi dalam Proyek NFT first appeared on The Ambengan Tenten.]]>
Road to Terupa: Sebuah Misi Humanis Seorang Raka Jana https://www.theambengantenten.com/road-to-terupa-sebuah-misi-humanis-seorang-raka-jana/ Fri, 08 Jul 2022 07:40:49 +0000 https://www.theambengantenten.com/?p=3728   Di era serba digital ini, siapa sih yang tidak mengenal sosok Raka Jana? Seorang seniman muda lokal asal Tampaksiring ini mungkin adalah satu dari beberapa cerita sukses pemuda Bali yang berhasil mematahkan stigma. Kata orang tua, menggambar tak akan pernah memberikan hidup yang nyaman. Tapi siapa sangka bahwa Raka Jana berhasil mengubah hidupnya dan […]

The post Road to Terupa: Sebuah Misi Humanis Seorang Raka Jana first appeared on The Ambengan Tenten.]]>

 

Di era serba digital ini, siapa sih yang tidak mengenal sosok Raka Jana?

Seorang seniman muda lokal asal Tampaksiring ini mungkin adalah satu dari beberapa cerita sukses pemuda Bali yang berhasil mematahkan stigma. Kata orang tua, menggambar tak akan pernah memberikan hidup yang nyaman. Tapi siapa sangka bahwa Raka Jana berhasil mengubah hidupnya dan banyak orang di sekitarnya hanya dari menggambar saja?

Beberapa hari lalu, tim The Ambengan Tenten berkesempatan menyambangi HNS Studio milik kreator NFT lokal kenamaan Raka Jana yang berlokasi di Tampaksiring, Gianyar. Awalnya, tak banyak ekspektasi yang kala itu saya punya. Saya pikir, saya hanya perlu ikut datang, mendengarkan, lalu menulis satu lagi artikel untuk ruang multifungsi, The Ambengan Tenten ini. Tapi ternyata saya salah. Hari itu, ada banyak perspektif baru yang sebelumnya tak pernah saya tau.

Raka Jana memang hanyalah seorang anak desa biasa. Tapi saya bisa melihat mata hausnya akan dunia tak ada habis-habisnya. Pria berusia 31 tahun ini mengaku bahwa semua yang dimilikinya hari ini adalah sebentuk manifestasi Raka Jana kecil. Berbekal dari kecintaannya terhadap manga dan anime Jepang, Raka berhasil mengadopsinya ke dalam gaya menggambarnya yang disertai dengan beberapa kebudayaan Bali yang menjadi ciri khas seorang Rakajana.

Di luar kesuksesan proyek Baliverse NFT miliknya, tentunya ada misi humanis tersendiri yang ia bawa dalam diri. HNS (Hope Never Sleeps) Studio adalah sebuah studio kreatif yang dibangunnya sejak 2015 silam, jauh sebelum nama Raka Jana mengudara dalam dunia NFT. HNS Studio kini mempekerjakan lebih dari 30 tenaga lokal dengan harapan bahwa setiap orang yang mencari penghidupan melalui menggambar tak akan pernah lagi diremehkan. Yang menarik, ketika ditanya untuk memilih antara nama besar Raka Jana dan HNS Studio, tanpa pikir panjang beliau memilih HNS Studio sebagai jawabannya. Dari sini, tentunya kita bisa melihat ada misi lebih besar ketimbang sekadarnya nama besar.

Raka mengaku bahwa ada banyak impact yang ingin ia ciptakan melalui namanya. Sebagai seorang anak desa, ia ingin mengubah stigma dan membagi mimpi yang sama dengan orang-orang di luar sana. Dengan menjadi advisor Majalabs, Raka sudah membuat banyak kelas workshop terkait menggambar dan juga NFT sebagai bentuk timbal baliknya kepada hidup.

Hari itu, saya merasa terisi dengan diri sendiri. Saya pikir kita setuju bahwa tiap-tiap kita pasti punya mimpi yang ingin direalisasikan menjadi realita. Raka Jana mungkin sudah berhasil dengan caranya. Lalu, bukankah ini adalah waktunya untuk kita?Raka Jana akan hadir dalam acara Terupa: NFT Festival di The Ambengan Tenten awal Agustus nanti. Saya sudah merasakan magisnya isi kepala seorang Raka Jana. Esok mungkin adalah waktunya anda. Nantikan info lengkap mengenai Terupa: NFT Festival dan workshop day bersama Raka Jana di media sosial @ambengantenten.

 

 

 

The post Road to Terupa: Sebuah Misi Humanis Seorang Raka Jana first appeared on The Ambengan Tenten.]]>